Putra Mahkota Saudi Ke Amerika Bertemu Pemimpin Yahudi

Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed Bin Salman

Internasional – Kedutaan Besar Arab Saudi di Amerika Serikat kemarin mengumumkan Putra Mahkota Muhammad bin Salman (MBS) mengadakan pertemuan bersejarah dengan pemimpin umat Yahudi di Amerika Serikat. MBS mengunjungi Negeri Paman Sam dalam agenda selama tiga pekan.

Rabu lalu MBS bertemu dengan Rabi Richard Jacobs, presiden dari Serikat untuk Reformasi Yahudi, kemudian Rabi Steven Wernick, kepala Serikat Sinagog Konservatif Yahudi dan Allen Fagin, wakil eksekutif Serikat Ortodoks.

“Pertemuan itu menyoroti kesetaraan di antara semua warga, terutama umat beragama dan menekankan pentingnya toleransi, hidup berdampingan, dan bekerja sama untuk masa depan lebih baik bagi kemanusiaan,” ujar kedutaan, seperti dilansir laman Haaretz, Kamis (29/3).

Sebelumnya pria 32 tahun itu dijadwalkan bertatap muka dengan para pemimpin Yahudi itu pada Selasa lalu.

Pertemuan Rabu itu bukan pertama kalinya pejabat penting Saudi bertemu dengan seorang rabi. Mendiang Raja Abdullah sebelumnya pernah bertemu dengan Rabi Marc Scheier di New York.

Media-media Barat belakangan getol melaporkan MBS yang mempromosikan toleransi beragama dan mencanangkan Islam yang lebih moderat dalam Visi 2030-nya. MBS belum lama ini juga bertemu dengan pemimpin Kristen.

Meski warga asing boleh beribadah sesuai keyakinannya dengan cara pribadi, Arab Saudi tidak memiliki gereja untuk umum, klenteng atau sinagog dan semua tanda salib atau simbol agama selain Islam, seperti bintang Daud, dilarang.

Namun larangan semacam itu kini mulai melunak. Pohon Natal beberapa kali boleh dipajang di sejumlah toko di Ibu Kota Riyadh sejak tahun lalu.